- Durasi : 1 Hari
- Fasilitas : Mobil, Makan siang, Air Mineral, Lokal Guide, Tiket masuk wisata
Wisata Budaya Sasak (8 Jam)
Agenda Perjalanan:
07.00 – 08.00 AM: Sarapan pagi di hotel tempat menginap.
08.30 AM: Penjemputan oleh tim kami di hotel dan persiapan tour.
Desa Sade – Desa Tradisional Suku Sasak
Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Desa Sade di Lombok Tengah, sekitar 1,5 jam dari Mataram. Desa ini adalah representasi kehidupan asli Suku Sasak, suku asli Pulau Lombok. Di sini, peserta akan menyaksikan:
- Rumah tradisional yang terbuat dari anyaman bambu dengan atap alang-alang.
- Tradisi unik, seperti cara membersihkan lantai rumah menggunakan kotoran kerbau untuk menjaga kekuatan lantai.
- Pertunjukan budaya, seperti tarian Sasak dan pembuatan kain tenun ikat khas Lombok.
Desa Banyumulek – Sentra Gerabah
Setelah puas menikmati Desa Sade, peserta melanjutkan perjalanan menuju Desa Banyumulek, pusat kerajinan gerabah khas Sasak yang sudah mendunia. Aktivitas yang dapat dilakukan:
- Melihat proses pembuatan gerabah dari tanah liat secara tradisional.
- Berkesempatan mencoba membuat gerabah sendiri dibantu oleh pengrajin lokal.
- Berbelanja gerabah sebagai oleh-oleh khas.
Desa Sukarara – Pusat Tenun Ikat Sasak
Setelah itu, peserta diajak mengunjungi Desa Sukarara, yang terkenal sebagai desa penghasil kain tenun khas Sasak. Kegiatan yang dapat dinikmati:
- Menyaksikan proses pembuatan kain tenun yang dilakukan secara manual menggunakan alat tradisional.
- Belajar menenun langsung dari pengrajin.
- Membeli kain tenun khas Sasak yang indah sebagai cinderamata.
Pantai Kuta Mandalika – Warisan Budaya dan Alam
Selanjutnya, perjalanan berlanjut ke Pantai Kuta Mandalika, yang berjarak sekitar 30 menit dari Sukarara. Pantai ini bukan hanya terkenal karena keindahan pasir putihnya, tetapi juga kisah legenda Putri Mandalika yang menjadi bagian dari budaya Sasak. Aktivitas:
- Berjalan-jalan di sepanjang pantai sambil menikmati keindahan alam.
- Berfoto dengan latar bukit dan pantai yang memesona.
Makan Siang di Lokal Resto
Peserta akan menikmati makan siang di restoran lokal yang menyajikan masakan khas Lombok, seperti Ayam Taliwang atau Plecing Kangkung.
Taman Wisata Pura Lingsar
Perjalanan berakhir dengan kunjungan ke Pura Lingsar, yang merupakan simbol kerukunan umat Hindu dan Islam Wetu Telu. Pura ini merupakan tempat suci bagi dua keyakinan dan menjadi lambang toleransi budaya di Lombok.
17.00 PM: Kembali ke hotel. Wisata selesai dengan kenangan indah.
Paket Sudah Termasuk:
- Transportasi mobil/minibus/bus untuk grup.
- Air mineral.
- Tiket masuk ke lokasi wisata.
- Panduan wisata lokal.
Paket Tidak Termasuk:
- Makan siang.
- Biaya keperluan pribadi.
- Minuman alkohol.
Acara ini memberikan pengalaman menyeluruh tentang budaya, tradisi, dan keindahan alam khas Sasak di Lombok.

